Beberapa yang kita sebut Tuhan…

Di umur segini, puji Tuhan saya sudah memegang agama dan meyakininya sebagai agama yang benar dan nyata. Perjalanan religious saya memang tidak selancar teman-teman saya yang Kristen dan rajin datang ke gereja. Tapi mudah- mudahan agama saya Kristen Protestan. Entah kenapa, dari waktu awal-awal pengen nulis hal yang pengen di tulisadalah tentang Tuhan. Rasanya menggebu2 buat ngebahas Tema Tuhanini, atau lebih tepatnya menceritakan apa yang saya ketahui Tentang Tuhan, dan kenapa saya memegang agama. Mungkin ini juga seperti yang sedang teman-teman cari, atau bahkan teman pembaca sudah menemukan seperti saya?

 

Saya mungkin tidak begitu dalam mengenal agama Kristen, tapi selama saya beragama Kristen, saya juga coba cari tahu tentang apa itu Tuhan di agama lain juga. Ada yang menyebut zat, ada yaag menyebut roh, ada yang menyebut, nenek moyang, ada juga yang bilang Tuhan itu dimana-mana. Jadi bentuk nyata, Tuhan itu apa? Dan siapa Tuhan? Kenapa ada Tuhan? Ternyata pertanyaan yang sudah saya tanyakan ketika beranjak remaja dulu, kembali muncul dimata kuliah agama Kristen yang memiliki nilai 3 sks(panggil Pdt. Viktor, hahah), tapi berbeda dari jawaban yang di beri pak viktor, yang menjawabnya dengan alkitab, pada waktu dulu saya mencarinya di akal rasional saya, dan juga nurani.

 

Sebelumnya tanpa bermaksud menyimpang ataupun hal sejenisnya, dalam bacaan ini saya sekedar bercerita kenapa saya memeluk agama Kristen, bukan bercerita tentang agama Kristen secara utuh. Latar belakang saya adalah mempunyai ibu dan kakak perempuan yang taat, sedangkan saya, bersama kaum lelaki di keluarga terhitung jarang ibadah KE GEREJA, tapi mudah2an ibadah hati kami tetap dilakukan.

 

Menjelang saat lulus SD saya termasukmurid sekolah minggu yang rajin datang ke gereja, kemalasan saya mulai timbul ketika masuk persekutuan remaja. Denagn latar belakang saya yang bersekolah negeri, berbeda dengan teman-teman saya yang sekolah di sekolah swasta Kristen, saya mulai makin sulit masuk ke dunia Kristen(dalam hal ini lingkungan orang Kristen). Beda obrolan, membuat saya minder dan kuper. Kejadian ini juga mungkin yang menjadi latar belakang saya mulai malas ke gereja, karena dulu namanya sekolah minggu isinya main. Kejadian ini berlangsung hingga SMP dan SMA, dan malah saya merasa lebih di terima di lingkungan non Kristen, entah kenapa…-.- oke balik ke topic, ketika saya mulai bolos persekutuan, mamah saya mulai kawatir dengan gerak-gerik saya yang malas ibadah, nah dia malah menawarkan acara ret-ret bersama Stephen Thong, who he?  Ya namanya juga bocah ga taat, mana ngerti sama pdt kece kaya pak Thong. Singkat saya ikut dengan alasan mencari jati diri, dll. Boleh dikatakan ini yang menjadi alat untuk mengeruk pondasi kekristenan saya, namun tanpa kontruksi. Saya mulai mengenal tokoh-tokoh dengan penjelasan yang lebih dewasa, dan ini cukup penting bagi saya mengenai cara menjelaskan. Di malam terakhir dengan pondasi kosong, saya meyakinkan diri memeluk Kristen, saya maju dan berkata siap jadi pion Tuhan.  Suer pada saat itu entah kenapa menitikan air mata, jadi inget segala hal, terutama Tuhan, siapa yang menciptakan dan menjaga kehidupan, pada saat itu di benak saya adalah sosok Kristus.

 

Lucunya, saya mencari tau tetang agama lain setelah itu, baik dari bacaan, acara televisi, obrolan dengan orang tua, teman, guru, dan banyak media laiinnya, sementara ini ada 5 agama yang saya ketahui dasarnya untuk berpegang teguh sekarang ini, islam, khatolik, hindu, budha, tionghoa. Secara sederhana ternyata semua agama ini berisi kebaikan dan kasih, dan menjelaskan bahwa kita hidup di Dunia hanya sementara, loh ko Cuman sementara? Ya udah ga usah bikin aja ni dunia!, begitu isi pembrontakan saya, tapi saya merenung untuk cari jawaban itu, jawabannya ternyata sederhana, “Terserah kemauan Dia Yang Maha Menguasai”ngeselin, tapi emang harus sesederhana itu. Beberapa intelek yang menguasai ilmu pengetahuan, malah semakin kuat memegang agamanya, pertanyaannya, kenapa kita yang ga sepinter prof ga segera memeluk agama?? Penemu teori grafitasi Newtom , Einstein, serta tokoh-tokok jenius laiinya memiliki pegangan yang di sebut agama. Ada yang bilang Tuhan adalah Rekayasa dari bentuk kepasrahan , sehingga sebenarnya Tuhan itu adalah hasil dari imajinatif manusia yang coba mencari tempat pasrah. Tapi jika direnungkan, Tuhan itu benar ada, buktinya lihat tubuh kita, liat bintang-bintang, lihat sekitar kamu, liat lingkungan kamu, apa mungkin teori big bang yang menciptakannya?? Telusuk kedalam

 

Oke di atas itu adalah pondasi yang biasa kita sebut iman, dan gara-gara sadar akan kekuatan Tuhan, jadilah pondasi yang kuat, tapi belum ada bangunannya. Ini adalah kejadian paling intim yang pernah terjadi dalam hidup saya, kejadiannya sore, kelas 1 SMP, siang menuju sore,  hujan deras jam pulang sekolah. Ditengah pencarian Tuhan, saya sedang menguji (maap kalo ekstrim), apakah benar Tuhan dari Kristen itu ada, dengan penuh pengaharapan di tengah hujan deras, sangat deras, masih gelap mendung banget, saya masuk dalam doa terdalam, permintaannya sederhana “ Jika Engkau adalah Tuhan yang berdiri atas Segala Tuhan, Hentikan Hujan ini, jika hujan berhenti, Aku adalah milikMU Tuhanku Yesus Kristus, amin “ secara goib hujan langsung  reda, udah, sederhana banget ya? Ada yang bilang itu adalah tindakan setan yang menyesatkan, saya gak peduli, saya meyakini itu Jawaban Doa. Udah dah ga pernah cari2 lagi, ahhah. Secara sederhana saya menganalisis apa perbedaan tiap agama, secara ajaran mirip, hanya beda cara ibadah, ya udah toh, cukup alasan saya untuk memeluk agama Kristen Protestan???

 

Tapi banyak yang menyayangkan kenapa si tengil ini masi jarang ke gereja, entah mengapa saya belum merasa butuh, toh saya masih menguduskan hari sabat dengan cara saya sendiri, saya masih doa,dan ternyata  doa saya masih terjawab dengan nyata, tapi memang kekurangan dari kesempurnaan tadi,  saya berada di luar lingkaran orang beriman yang rajin ke gereja. Gak dipungkiri mungkin saya tersesat dan salah arah. Mungkin saya cuman merasa nyaman dengan keadaan seperti ini dan merupakan pelarian dari masa lampau, tapi kan ga tau juga, hahah

 

Bagi temen-temen yang membaca, dan sudah mempunyai Tuhan, beranikah kamu menguji Tuhanmu? Karena Jenis Tuhan tertentu seperti uang, dunia, wanita, dapat memberikan segalanya ke kamu, seperti Tuhan-ku… 😀

Edo Susanto

28-11-13

Iklan

HEY MANUSIA!!!!

dengan segala kebutuhannya, manusia membenarkan perbuatannya. banyak yang terjadi di minggu ini, dalam lingkup pertemanan, (yang katanya) persaudaraan, fakultas (kebetulan mahasiswa), Universitas, bahkan negara. segala sesuatunya mengalir dengan unik, dan memiliki tingkat problema tersendiri.

 

saya jadi teringat ketika pertama kali saya masuk kampus, tak peduli keberadaan apapun, padahal pada saat itu isu UKT ( unag kuliah tunggal ) sedang hangat, dan terjadi aksi menuntut UKT di tunda, dan pada saat itu saya apatis. ( yang pada akhirnya di laksanakan pada tahun depannya yaitu 2013 ). Miris, pada 2 tahun setelahnya, saya adalah salah satu pemeran pengawalan UKT 2013. Kejadian lucu juga terjadi ketika saya menertawai tingkah laku teman yang pada awal kuliah masih terbawa kelakuan SMA yaitu mencotek, secara reflek, saya berkata bahwa tindakan tersebut adalah tindakan pecundang. Miris, semester 2 & 3 saya melakukan tindakan pecundang tersebut ( matkul : PKL, pada saat itu saya tidak ambil semua, dan Metris di semester 2).

 

Dan puncaknya adalah di tingkat universiata dan fakultas. Dulu saya adalah seorang yang sebisa mungkin memperjuangkan kebenaran dan keadilan. Tapi berbeda di hari kemarin, saya terdiam dan membatu mendiamkan kesemerawutan yang ada di tingkat fakultas. Masalahnya tidak sepele, tetapi tentang AKLAMASI!! who know about AKLAMASI?? semua orang menjawab dengan terjemahan berbeda, namun secara tegas SENAT KM-FT menuliskannya dengan terjemahan yang kurang lebih seperti ini ” pengankatan calon ketua tunggal menjadi ketua BEM KM-FT, dengan melakukan kampanya yg fungsinya menampung aspirasi”(maap kalo tidak tepat). Dan setelah rapat istimewa hari jum’at kemarin, diputuskan bahwa PEMIRA FT UNDIP “DIULANG”. sekali lagi “DIULANG”. Maksud hati Peraturan yang di buat oleh senat adalah untuk mengefisienkan waktu, tapi malah yang sebaliknya menjadi blunder, yang malah akan menambah durasi waktu. Dasar MANUSIA! Ya tapi harus di lihat melalui prosesnya, hal ini adalah aspirasi dan permintaan dari himpunan itu sendiri, yang notabenya di ayomi oleh BEM-FT, so tentang salah dan benar, siapa yang tau??? Sedikit Cerita juga hal tersebut (CALON TUNGGAL)  hampir terjadi di tingkat lebih atas, yaitu universitas, namun urung karena ada “bayangan” katanya.

 

kejadian besar juga terjadi di tingkat negara kita. Dari penyadapan hingga lanjutan Bank Centuri yang nggak ada ujungnya dari lama tahun. Oke, hal konyol terjadi, saya pernah menulis di medsos saya edo_su (see in twitter : kelakuan kaya apa si?? XXXXXXXdlll ) bahwa hal tersebut cukupkonyol karena menyerang menggunakan medsos, dan ga bakal ada gunanya, yg ada makin keruh, eh ga lama, PA BEYE tercenta melakukan hal yang sama, jadi bingung ya.. -.-“

setau saya perang medsos digunakan kalo engga bocah alay, ya ababil mau yang mulai ato yang nanggepin (aduh jadi ketauanababil waktu ntu). Tolong lah pak, mungkin waktunya bapak berhenti ngalay, malu liatnya #ehhh. Trus lanjut ke orang No 2 negara kita, pak BUDI. Saya ngga mau men-judge pa Budi itu bener atau salah, tapi beberapa langkah yang di lakukan KPK blakangan memunculkan titik terang ttg Century ini. TAPI, sayang beribu sayang, setau saya tertulis entah di KUHP ataupun UUD, setiap warga memiliki kedudukan yang sama di depan negara dan hukum, tapi ternyata beda dengan Mr. 2 ini. Special, mintanya di kantor, kckckck, sedihnya negaraku, HEY MANUSIA, konsisten lah, atau cobalah pakai hati nurani mu….

 

Edo Susanto

senin 25 november  2013

Mulai menulis!!!

ya, slogan tersebut udah didengungkan dalam hati sekitar 2-3 minggu yang lalu. berkaca dari teman-teman, tokoh-tokoh, merekamempunyai media tulis, saya juga akan coba buat muali nulis. mudah2an Konsisten dan lanjut ga sekedar kata pembuka kaya gini doang, fungsinya sama kaya medsos, share ilmu, curhat, pemaparan isu, dokumentasi, serta lain2in, mengingat kompleksnya kehidupan mahasiswa. mudah2an berisi dan bermamfaat, makasi.. 😀

sedo ( 22 november 2013)