Sebab Akibat

Sekian lama ga nulis, beberapa hari ini mungkin bukan hari tebaik dan mungkin buah dari kemalasan yang menahun dan salah. Lewat blog saya harap kejadian ini engga terulag dan jadi pelajaran untuk saya, atau mungkin yang baca. Teori sebab akibat sala satu hukum yang berlaku di dunia. Hukum ini pertama kali di papakanrkan oleh Newton di salah satu teori fisika yang membahas segala hal mengenai energi. Tapi tanpa disadari teori ini juga berlaku pada kehidupan (saya rasa), karana pada dasarnya kehidupan adalah energi, soksok, haha.

 

images

 

Waktu hari Senin ( kalo ga salah 13 januari) waktu itu masih ujian dan hari terakhir juga, saya mencari makan pagi itu dengan posisi kucel and the kumel, brangkatlah nyari sarapan dan akhirnya menepi untuk sarapan lontong campur. Bagi yang domisili tembalang mungkin tau kenikmatan makanan ini, dengan tingkah yang biasa akhirnya mesen dan makan. Di tengah makan tiba2 ada bapak2 yang ikut makan di hadapan dan izin untuk makan bareng.

 

Membuka obrolan si bapak nanya ” Masnya kuliah atau kerja?” ya jawab dengan apa adanya. Ternyata bapak ini seneng ngobrol, dan akhirnya obrolan panjang pun terjadi. Dalam perkenalan saya akhirnya tau nama si bapak **** (edited) dengan profesi sebagai dosen di jurusan teknik elektro Polines, kampus tetangga. di dalam obrolan saya menanyakan tentang keberadaan D4 di polines, dan S2 ilmu terapan (yang merupakan terusan D4. “Ah, ngapain mas kamu belajar S2, S3, mending langsung S4 aja!”. dengan gobloknya nanya “emang ada ya pak?”, bapakna jawab “ya ada mas, enak tanpa S2,S3 lagi”. Ternyata yang di maksud bapaknya itu Seneng, Sumringah, Sugih, Sejahtera (kalo ga salh denger), S4 dengan mudah sebenarnya dapat kita kuasai di kehidupan ini, kata si bapak.

 

Dalam perjalanan obrolan yang saya pahami dari ucapan si bapak adalah “Hukum Sebab-Akibat”. Dalam obrolan dengan si bapak dia menjelaskan kalo hidupitu indah kalo kita jujur pada dunia. “Kalo kita bener, mudah2an hidup dan kehidupan kita bener”. “simpel, kamu akan lebih kecil kena resiko kecelakaan kendaraan kalo kamu juga naantin perlalin”, dan banyak lagi refleksi kehidupan yang dia contohin ke hukum sebab akibat. Dari perbincangan itu sebenernya bapaknya cuman ngomongin moral, habit, juga determinasi yang arahnya ke arah positif. Dalam makna yang tersirat, bapaknya jelasin kalo kamu melakukan al yang positif, maka yang kamu dapat adalah hal yang positif juga ( ibarat pribahasa buah yang baik adalah dari benih yang baik pula).

 

Di pagi itu seengganya saya tersadar sejenak tentang kehidupan. Merurut beliau, kesuksesan bisa kita dapatkan kalo kita mau, dan mencari tau caranya. Kalau kita diam, berarti sia2 kemauan kita itu. Cari ilmu yang bukan bidangmu, menurut beliau itu sangat bermamfaat untuk mencapai S4.

 

di perbincangan 90menit itu ditutup dengan ucapan terimakasi dan saling meninggalkan no telepon, moga kapan2 kita bisa sarapan bareng dan saya ingin banyak belajar lagi..

 

Edo Susanto