HARI-HARI BIASA

setelah sekian lama ga nulis, banyak hal di kehidupan yg tak tercatat dan mungkin dilupakan. Sejarah ada karena mereka di catat. Seperti negara cina yang mempunyai catatan negaranya yang terbukti 4000 tahun SM. tapi kali ini bukan tentang sejarah negara cina yang akan kita perbincangkan. Hari kemarin dan hari-hari “biasa” yang biasa kita lewati bersama, dimana tak ada alasan untuk bicara dan menyapa.

 

Akhirnya keborosan sampai pada puncaknya, dengan “tega” akhirnya nelepon si mamah, dan minta kirim uang. Kadang sebagai mahasiswa, aku kurang prihatin dengan keadaan orang rumah. Di tengah perekonomian negara yang kaya gini, aku sendiri ngerasa kalo ini kurang bijak, tapi mau gimana lagi? kalo kita itung2an :

  • Sekali makan sekarang kalomau yang ada gizinya (pake telor) udah 7000, logikanya sehari 3 kali dengan pola yg mirip, dengan skali makan ayam, minimal Rp.25.000 keluar, kalo bisa, biasanya nambah nyampe Rp.35.000
  • pola hidup ga teratur. Aku akui, dengan pola hidup yang tidak teratur, tingkat Hedon kita nambah, dan tentu saja makin konsumtif (misalnya jajan 5000)
  • In SUM = makan(maks) + jajan = 35.000 + 5000 = 40.000
  • 30 hari = ???
  • belum bensin, aksi sosial, jalan2, tekelan, merabot?

 

Sedihnya jadi mahasiswa hedon…

edo susanto

27-3-2014 jam 11.02

 

 

 

 

Iklan