Last Man

Malu sebenernya, namun harus disadari, semakin hari kemampuan otak ini buat berfikir dalam kerangka teknik semakin menurun. Aku juga makin mali jika memperkenalkan diri sebagai Teknik Lingkungan, yg notabenya harus paham keilmuannya yg sebenernya sangat dibutuhkan di masyarakat.

Aku belum ACC, belum tau kapan

Iklan

Titik yg Hilang

Semuanya udah dihapus, banyak hal yg memalukan ada disana

Jarang banget saya aga mempermasalahkan masa lalu. Dari zaman saya alay di FB, bahkan sekarang pun sepertinya masih, hahah. Bukti saya engga pernah malu dengan masa lalu adalah foto2 yg parah, masih terpampang di FB (kalo engga percaya liat aja). Engga pernah sedikitpun saya malu, karena ini adalah proses pendewasaan.

Namun berbedahal dengan itu, saya merasa hal ini sangat memalukan. Dipandang, dilihat, dan dibaca, banyak hal negatif di dalamnya. Sekedar perbincangan biasa. Namun memalukan.

Akhirnya diberikan untuk menghapusnya, demi masa depan yg baik, semoga tak hanya saya.

Memoriku masih terlalu kosong untuk sekedar mengingat, namun sudah cukup penuh oleh kenangan. Jika titik ini hilang, maka kalimat lampau dan kalimat masa depanku akan tersambung, dan menyebutkan bagaimana aku akan hidup.

Renungan (2015)

Selayaknya kita mengucap syukur akhirnya 2014  terlewati dengan keadaan yg baik. Walau mungkin sebagian dari kita tidak mengalami kebahagiaan di tahun kemarin, seengganya kita masih dikasih kesempatan berkarya pada tahun 2015. Banyak catatan2 penting aku terohkan dalam blog ini, tentu engga semuanya, namun cukuplah bagi orang yg membacanya jadi paham apa yg ada di pikiran ini. Skali lagi aku tegasin bahwa emang fungsi blog ini buat jadi catatan agar setiap dari kita paham kalo segala sesuatu yg berlalu itu layak di tulis dan kita boleh mencetuskan segala ide, walau engga semua orang bisa nerima idemu. Lanjutkan membaca “Renungan (2015)”